Harimau merupakan keluarga kucing yang terbesar alias dari genus Panthera. Harimau ini nama latinnya adalah Panthera tigris, harimau juga merupakan kucing besar paling populer. Harimau memiliki penampilan yang sungguh ikonik, bulu harimau berwarna oranye dengan belang-belang berwarna hitam.

Spesies harimau bisa saja sama, tetapi subspesies cukup berbeda seperti harimau siberia putih sehingga ada beberapa perbedaan tertentu dalam hal penampilan, ukuran dan sebagainya. Ini dia beberapa subspesies harimau tersebut.


1. Harimau Siberia

Ada harimau pertama yaitu Harimau Siberia, yang disebut harimau amur juga. Harimau siberia merupakan subspesies harimau yang paling besar di dunia. Panjang Harimau Siberia bisa saja hingga 3,2 meter dengan berat mencapai 300 kg. 

Harimau Siberia hidup di area kawasan Siberia yang kita tahu sangat dingin di negara Rusia. Di samping itu, ada beberapa Harimau Siberia yang juga berhabitat di Korea Utara dan Tiongkok.


2. Harimau Indocina 

Untuk harimau satu ini, tinggal di negara-negara Asia Tenggara, lebih tepatnya di Thailand, Myanmar, Kamboja, Vietnam dan Laos. Mereka terdapat juga di Tiongkok Selatan. Bisa dibilang habitat Harimau Indocina luas sehingga membuat jumlahnya sulit ditentukan dengan pasti. 

Tapi para ilmuwan telah memperkirakan jumlah subspesies Harimau Indocina berkisar kurang lebih 1.200 ekor.


3. Harimau India 

Jika dilihat dari namanya, subspesies satu ini ada di India tentunya. Harimau India disebut harimau bengal juga. Harimau India mempunyai populasi terbesar dibandingkan seluruh jenis harimau.

Tapi sebenarnya, jumlah Harimau India terhitung sedikit, kurang lebih 2.500 individu saja. Perburuan beserta konflik manusia menjadi alasan Harimau India terancam.


4. Harimau Malaya

Ada juga harimau malaya yang memiliki habitat sangat terbatas, hanya di kawasan Semenanjung Malaya saja dan selatan Thailand yang menjadi habitat Harimau Malaya. Harimau Malaya dikelompokkan menjadi harimau indocina tadinya, namun dari tes DNA tahu 2004 menunjukkan mereka adalah subspesies Harimau berbeda. 

Selain itu, status Harimau Malaya saat ini terancam kritis.


5. Harimau Sumatra

Subspesies harimau sumatra adalah endemik Sumatra. Harimau Sumatra merupakan subspesies terkecil dari semua harimau lain, ukuran maksimal Harimau Sumatra hanya sekitar 2,4 meter saja dengan berat kurang lebih 120 kg. 

Bulu Harimau Sumatra lebih gelap jika dibandingkan harimau yang lain. Hal ini yang membantu Harimau Sumatra berkamuflase dengan baik di kawasan hutan Sumatra.


6. Harimau Jawa 

Selain Harimau sumatra, ada juga Harimau Jawa. Harimau ini merupakan jenis harimau lainnya yang berhabitat di Indonesia. Tapi mereka tak seberuntung subspesies harimau sumatra, Harimau Jawa telah punah. 

Terakhir kali Harimau Jawa terlihat pada tahun 1976. Sementara jumlah individu Harimau Jawa diperkirakan berkurang banyak dari sejak tahun 1940-an.


7. Harimau Bali

Selanjutnya ada lagi Harimau Bali sebagai subspesies yang pernah berhabitat di Indonesia. Sama dengan kerabatnya di Jawa, harimau ini telah punah juga. Harimau Bali bahkan lebih dulu punah sekitar tahun 1940-an. 

Dari perburuan dan juga hilangnya habitat telah membuat harimau satu ini tak dapat bertahan hidup.


8. Harimau Kaspia

Harimau kaspia telah punah juga, habitat harimau ini yaitu di wilayah Iran, Turki, Irak, dan juga Pegunungan Kaukasus area selatan. Harimau Kaspia punah sekitar tahun 1970. Penyebabnya sama dengan harimau lain, dari hilangnya habitat dan perburuan Harimau Kaspia tersebut.

Itulah beberapa subspesies Harimau yang perlu kalian tahu. Namun hal yang jelas yaitu sekarang ini keberadaan hewan tersebut terus terancam, subspesies lainnya bisa saja mengalami kepunahan kalau manusia tidak lagi bertindak menyelamatkan mereka.